Category: Butir Keindahan


al Musthafa…


1.       Mengapa kita harus mencontoh  perilaku Nabi Muhammad ?

(Karena dalam diri Rosulullah terdapat suri tauladan yang baik dan pembawa rahmat  untuk seluruh umat manusia)

 

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. 33:21)

 

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (QS. 68:4)

 

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. 21:107)

 

Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad) Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS. 3:144)

 

2.       PERILAKU NABI MUHAMMAD YANG BAGAIMANA, YANG HARUS DICONTOH DAN DIIKUTI ?

(Perilaku dan perbuatan mulut, tangan dan kaki Nabi Muhammad yang sesuai dengan AL QUR’AN)

 

Demi bintang ketika terbenam, (QS. 53:1)

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak keliru, (QS. 53:2)

dan tiadalah yang diucapkannya itu (al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. (QS. 53:3)

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), (QS. 53:4)

yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, (QS. 53:5)

Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. (QS. 53:6)

 

Katakanlah:”Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu“. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 3:31)

Katakanlah:”Taatilah Allah dan Rasul-Nya; Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir“. (QS. 3:32)

Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat. (QS. 3:132)

 

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS. 4:59)

 

 

3.    BAGAIMANA KITA BISA MEMAHAMI DAN MEMPELAJARI PERILAKU NABI MUHAMAD YANG QURANI

(untuk memahami dan mempelajari perilaku nabi yang Qurani kita harus mempelajari Al Qur’an)

 

Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, supaya kamu menyangka apa yang dibacanya itu sebagian dari Al-Kitab, padahal ia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan:”Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. (QS. 3:78)

 

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia:”Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah”. Akan tetapi (dia berkata):”Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. 3:79)

 

Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai Rabb. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu sudah (menganut agama) Islam” (QS. 3:80)

 

4.    MENGAPA KITA HARUS MEMPELAJARI DAN MENGIKUTI                   AL QUR’AN ?

 

5.1. Dengan mempelajari AL Qur’an akan di muliakan ALLAH

 

Sesungguhnya telah kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya (QS. 21:10)

 

Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab. (QS. 43:44)

 

 

5.2. Dengan mempelajari AL Qur’an akan di SUCIkan ALLAH

 

sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia, (QS. 56:77)

pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), (QS. 56:78)

tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. (QS. 56:79)

 

5.3. Dengan mempelajari AL Qur’an akan ditunjukan jalan keselamatan dan mengeluarkan manusia dari jalan yang gelap gulita kepada cahaya terang benderang

 

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS. 5:16)

 

Alif, laam raa.(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Rabb mereka, (yaitu) menuju jalan Rabb Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.        (QS. 14:1)

 

Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. (QS. 33:43)

 

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (al-Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (al-Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan al-Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (QS. 42:52)

(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan. (QS. 42:53)

 

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Rabbmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (al-Quran). (QS. 4:174)

 

5.4. Dengan mempelajari AL Qur’an akan diberikan kemudahan hidup dan kelapangan dada

 

Kami tidak menurunkan al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah, (QS. 20:2)

 

Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. (QS. 7:2)

 

Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS. 17:82)

 

5.    UNTUK SIAPA KITA MEMPELAJARI AL QUR’AN ?

 

Dan supaya aku membacakan al-Quran (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah:”Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan”. (QS. 27:92)

 

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al-Kitab (al-Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggungjawab terhadap mereka. (QS. 39:41)

 

Dan supaya aku membacakan al-Quran (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah:”Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan”. (QS. 27:92)

 

Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul. (QS. 17:15)

 

 

6.   PERILAKU MUHAMMAD YANG QURANI

 

   Mengajak manusia deengan hikmah dan membalas manusia yang jahat dengan kebaikan.

 

Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Rabbmu Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 16:125)

Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (QS. 16:126)

Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. (QS. 16:127)

Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 16:128)

 

   Berperilaku lemah lembut tidak berhati kasar, musyawarah dan senantiasa selalu mendokan

 

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. 3:159)

 

maka berbicalah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut mudah-mudahan ia ingat atau takut“. (QS. 20:44)

 

 

   Menolak kejahatan dengan perilaku yang baik dan meninggalkannya dengan cara yang baik

 

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. (QS. 41:34)

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (QS. 41:35)

 

Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. (QS. 73:10)

 

   Hanya sekedar menasehati tidak memaksakan

 

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mererka, (QS. 88:21 – 22)

 

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. (QS. 25:56)

 

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sesunguhnya ia tela berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:256)

 

Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan al-Quran orang yang takut kepada ancamanKu. (QS. 50:45)

 

 

 

   Tidak meminta upah dan tidak menentukan iman atau kafir

 

Katakanlah:”Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Rabbnya (QS. 25:57)

 

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk. (QS. 28:56)

 

 

 

 

IV.  MISSI ALLAH YANG DIBAWA OLEH NABI  MUHAMMAD KE SELURUH MANUSIA : Menyempurnakan ajaran Takwa Yang pernah Allah ajarkan kepada semua nabi dari nabi adam sampai Isa melalui ritual rukun Islam.

 

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan):”Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut itu“, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS. 16:36)

 

Alif Laam Raa’, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, (QS. 11:1)

agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya, (QS. 11:2)

 

kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (QS. 5:67)

 

Hai Rasul, sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Dan jika tidak kamu Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan. (QS. 5:99)

 

dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa. (QS. 6:153)

Dan tidak ada bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki.Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. (QS. 42:51)

 

(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan. (QS. 42:53)

 

 

 

7.      TUJUAN MISSI YANG DIBAWA MUHAMMAD 

 

Hai manusia, sembahlah Rabb-mu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. (QS. 2:21)

 

Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 16:128)

 

Karena itu Allah memberikan pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 3:148)

 

(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (QS. 3:76)

 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)

 

8.      UMAT MANUSIA SETELAH MENERIMA AL QUR’AN

 

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (al-Quran) dengan perintah Kami.Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (al-Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan al-Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami.Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (QS. 42:52)

 

Dia-lah yang menciptakan kamu maka di antara kamu ada yang kafir dan di antaramu ada yang beriman. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. 64:2)

 

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-hamba Kami, lalu diantara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah.Yang demikian itu itu adalah karunia yang amat besar. (QS. 35:32)

 

sedang dia berada di ufuk yang tinggi. (QS. 53:7)

Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, (QS. 53:8)

maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. 53:9)

Lalu dia menyampaikan kepada hambanya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. (QS. 53:10)

Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. (QS. 53:11)

 

Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, (QS. 96:1)

Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. (QS. 96:2)

Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah, (QS. 96:3)

Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. (QS. 96:4)

Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. 96:5)

Hai orang yang berkemul (berselimut), (QS. 74:1)

bangunlah, lalu berilah peringatan! (QS. 74:2)

dan Rabbmu agungkanlah, (QS. 74:3)

dan pakaianmu bersihkanlah, (QS. 74:4)

dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah, (QS. 74:5)

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. (QS. 74:6)

Dan untuk (memenuhi perintah) Rabbmu, bersabarlah. (QS. 74:7)

 

 

 

 

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabbmu telah bertindak terhadap tentara gajah. (QS. 105:1)

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Kabah) itu sia-sia, (QS. 105:2)

dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, (QS. 105:3)

yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, (QS. 105:4)

lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). (QS. 105:5)

 

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu. (QS. 93:6)

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. (QS. 93:7)

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (QS. 93:8)

 

Ilmu (2)

Ilmu 18:65-66; 20:110; 17:36, jika disertai rasa takut 57:16; 24:52; 21:49; 33:39 kepada Allah, itulah yang menguntungkangmu 42:20; ; jika tidak, itulah yang membahayakanmu 17:15; 17:82; 22:11; 39:15

Ilmu (1)

         Ilmu 18:65-66; 20:110; 17:36 yang bermanfaat 51:55; 5:119 adalah yang sinarnya 24:35 melapangkan dada 6:125; dan yang dengannya hati 48:4; tersingkap selubungnya 11:5

Menanti…

dsc00700

         Tak terjadinya sesuatu yang dijanjikan 4:120, padahal waktunya telah tiba, janganlah sampai membuatmu ragu 57:14 terhadap janji Allah itu 35:5; 2:40. Supaya, yang demikian tidak mengaburkan pandangan mata batinmu 22:46; 17:72 dan memadamkan cahaya 24:35 relung hatimu 46:26; 7:179.

Aku ingin…

12

4:59.  Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

 

3:32.  Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir“.

 

3:132.  Dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat.

 

Agar patuh, taat kepada Allah dan Rasul, maka harus mengikuti perkataan Allah dan Rasul yaitu al Quran dan as Sunnah. Sabar adalah kendaraan manusia untuk mencapai tujuan hidupnya.

 

Tujuan Hidup Manusia

 

19:15.  Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

 

19:33.  Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari Aku dilahirkan, pada hari Aku meninggal dan pada hari Aku dibangkitkan hidup kembali“.

2:201.  Dan di antara mereka ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka“[127].

 

[127]  inilah doa yang sebaik-baiknya bagi seorang muslim.

 

Untuk dapat mencapai kesejahteraan seperti yang diinginkan Allah, maka kita harus patuh dan taat sesuai dengan firman Allah di dalam al Quran dan al hadits. Karena,

20:2.  Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah;

54:17,22,32,40.  Dan Sesungguhnya Telah kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?

69:41.  Dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

69:42.  Dan bukan pula perkataan tukang tenung. sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.

69:43.  Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.

69:48.  Dan Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

 

Sehingga, dengan bermodalkan al quran kita berusaha untuk mencapai Tujuan Hidup, dengan senantiasa menggunakan kendaraan, sarana Kesabaran yang sesuai dengan al Quran.

2:152.  Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu[98], dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

2:153.  Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

 

[98]  Maksudnya: Aku limpahkan rahmat dan ampunan-Ku kepadamu.

[99]  ada pula yang mengartikan: Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat

 

Untuk mengetahui siapa diantara hamba Allah yang pantas mendapatkan kesejahteraan dari Allah, maka dalam kehidupan di dunia Allah menguji manusia dengan bermacam-macam cobaan yang tidak pernah melebihi kapasitasnya.

2:155.  Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

2:156.  (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”[101].

 

[101]  artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali. kalimat Ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil.

2:157.  Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang Sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Munajat Pernikahan

23:97.  Dan Katakanlah: “Ya Tuhanku Aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.

23:98.  Dan Aku berlindung (pula) kepada Engkau Ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”

96:1.  Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,

46:15.  Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia Telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah Aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang Telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya Aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya Aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri“.

71:28.  Ya Tuhanku! ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahKu dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan“.

25:74.  Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

2:128.  Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah Taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

14:40.  Ya Tuhanku, jadikanlah Aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

3:53.  Ya Tuhan kami, kami Telah beriman kepada apa yang Telah Engkau turunkan dan Telah kami ikuti rasul, Karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)“.

3:193.  Ya Tuhan kami, Sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, Maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.

3:194.  Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang Telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”

2:286.  Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma’aflah Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

14:38.  Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.

23:93.  Katakanlah: “Ya Tuhanku, jika Engkau sungguh-sungguh hendak memperlihatkan kepadaku azab yang diancamkan kepada mereka,

23:94.  Ya Tuhanku, Maka janganlah Engkau jadikan Aku berada di antara orang-orang yang zalim.”

2:201.  Dan di antara mereka ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka

10:10.  Do’a mereka di dalamnya ialah: “Subhanakallahumma“, dan salam penghormatan mereka ialah: “Salam” dan penutup doa mereka ialah: “Alhamdulilaahi Rabbil ‘aalamin

PadaMu…

 

         dsc000321

Kau tempatku meminta 1:5;48:14;42:26;40:60;2:186 Kau beri ku bahagia 48:4 jadikan aku selamanya hambaMu yang slalu bertakwa 16:128;5:93;2:195;3:148;2:148 ampuniku ya Allah 1:5;3:16,147 yang sering melupakanMu 59:18-19 saat Kau limpahkan KaruniaMu 24:21 dalam sunyi aku bersujud 17:79;15:98 padaMu 1:5

…..di waktu malam

 

QS 51:16-23

16.  Sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan.

17.  Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.

18.  Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.

19.  Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian[1417].

 

20.  Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.

21.  Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

22.  Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu[1418] dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu[1419].

23.  Maka demi Tuhan langit dan bumi, Sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.

 

[1417]  Orang miskin yang tidak mendapat bagian maksudnya ialah orang miskin yang tidak meminta-minta.

[1418]  Maksudnya: hujan yang dapat menyuburkan tanaman.

[1419]  yang dimaksud dengan apa yang dijanjikan kepadamu ialah takdir Allah terhadap tiap-tiap manusia yang Telah ditulis di Lauhul mahfudz.

Dan…di akhir malam…

 

135                  

  Tak terjadinya sesuatu yang dijanjikan 4:120, padahal waktunya telah tiba, janganlah sampai membuatmu ragu 57:14 terhadap janji Allah itu 35:5; 2:40. Supaya, yang demikian tidak mengaburkan pandangan mata batinmu 22:46; 17:72 dan memadamkan cahaya 24:35 relung hatimu 46:26; 7:179.

Ibadurrahman

QS 25:63-77

63.  Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

64.  Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka[1072].

65.  Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”.

66.  Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.

67.  Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.

68.  Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),

69.  (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,

70.  Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

71.  Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan Taubat yang sebenar-benarnya.

72.  Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.

73.  Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta.

74.  Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

75.  Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang Tinggi (dalam syurga) Karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan Ucapan selamat di dalamnya,

76.  Mereka kekal di dalamnya. syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.

77.  Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh Telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)”.

 

[1072]  maksudnya orang-orang yang sembahyang tahajjud di malam hari semata-mata Karena Allah.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.